Jakarta, Bintang,co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,13 persen ke level 6.039,01 pada perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026.
Semenit setelah pembukaan, IHSG melanjutkan penguatan 0,24 persen ke level 6.045. Sebanyak 224 saham menguat, 166 saham melemah, dan 573 saham lainnya stagnan.
Nilai transaksi di awal perdagangan mencapai Rp248 miliar dengan volume 2,9 miliar saham.
Lima Sektor Kompak Menguat
Sejumlah sektor bergerak di zona merah, yakni energi, konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, teknologi, dan kesehatan.
Sementara itu, sektor konsumer nonsiklikal, keuangan, properti, bahan baku, dan industri kompak menguat.
Tiga saham yang memimpin jajaran top gainers adalah PT Atlas Resources Tbk (ARII) yang naik 17,26 persen, PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) naik 16,67 persen, dan PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) naik 14,67 persen.
Adapun jajaran saham yang masuk dalam top losers antar lain PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang turun 14,95 persen, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) turun 14,50 persen, dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH) turun 14,10 persen.
Sentimen Pasar Hari Ini
Dilansir dari CNBC Indonesia, pada Kamis, 8 Oktober 2026, pergerakan IHSG hari ini dibayangi sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada data penjualan ritel, perkembangan APBN, serta investasi hilirisasi, menyusul rilis data keyakinan konsumen Indonesia yang sedikit menurun.
Sementara dari mancanegara, ketahanan pasar tenaga kerja AS yang tecermin dari rendahnya klaim pengangguran serta reda sejenaknya tensi geopolitik pascapernyataan Presiden AS Donald Trump yang menunda aksi militer ke Iran hingga pemilihan paruh waktu 3 November 2026 menjadi penahan gejolak harga energi dunia.







