Libur Sekolah Tetap Aman, Pemkab Serang Pastikan Wisata Anyer-Cinangka Tidak Terdampak Aktivitas Anak Krakatau

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meninjau Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. (Foto: Pemkab Serang)
banner 468x60

Serang, Bintang.co.id – Pemerintah Kabupaten Serang memastikan kawasan wisata Pantai Anyer dan Cinangka tetap aman dikunjungi meski status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) masih berada pada Level III (Siaga).

Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas usai meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Minggu 5 Juli 2026.

Read More
banner 300x250

“Hasil koordinasi dengan petugas pemantau menunjukkan kondisi Gunung Anak Krakatau masih terkendali. Wisatawan tidak perlu khawatir berlibur ke kawasan Pantai Anyer maupun Cinangka,” kata Najib kepada wartawan.

Menurut Najib, lokasi wisata di pesisir Anyer dan Cinangka berada jauh di luar zona bahaya yang ditetapkan PVMBG sehingga aktivitas pariwisata masih dapat berlangsung normal.

Ia juga membantah video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan seolah-olah Gunung Anak Krakatau sedang mengalami erupsi besar hingga mengancam kawasan wisata.

“Video yang beredar itu tidak benar. Memang sempat terjadi aktivitas erupsi, tetapi kondisinya tidak seperti yang digambarkan dalam video tersebut,” ujarnya.

Najib mengajak masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah untuk tetap berkunjung ke destinasi wisata di Kabupaten Serang selama tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah.

Sementara itu, Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, menjelaskan aktivitas vulkanik masih terpantau melalui rekaman tremor sehingga status gunung tetap berada di Level III atau Siaga.

Meski demikian, radius bahaya hanya berlaku dalam jarak tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

“Jarak Pantai Anyer, Cinangka maupun Carita sekitar 42 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Material vulkanik tidak akan mencapai kawasan wisata tersebut. Untuk abu vulkanik, penyebarannya bergantung pada arah angin,” jelas Deny.

Ia menambahkan, hingga saat ini pengamatan visual masih menunjukkan kepulan asap putih setinggi sekitar 5 hingga 10 meter dari kawah.

Deny juga memastikan Badan Geologi telah mengeluarkan klarifikasi resmi terkait video viral yang dinyatakan tidak sesuai dengan kondisi terkini Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi MAGMA Indonesia maupun situs resmi PVMBG.

Editor AF Setiawan
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *