Serang, Bintang.co.id – Gubernur Banten Andra Soni meninjau pelaksanaan proyek pengendalian banjir dan pengerukan sedimentasi sepanjang 1,5 kilometer di aliran Sungai Cibanten, tepatnya di jalur nelayan Pelabuhan Karangantu, Kota Serang, Rabu 24 Juni 2026.
Proyek tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait banjir yang kerap terjadi di Kota Serang serta pendangkalan alur pelayaran nelayan di Karangantu.
Peninjauan dilakukan bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3), Dedy Yudha Lesmana, Wali Kota Serang Budi Rustandi, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan, dan jajaran terkait.
“Alhamdulillah hari ini bersama Pak Wali Kota Serang dan Kepala Balai, kita meninjau langsung pelaksanaan proyek pengendalian banjir Sungai Cibanten dan pengerukan alur layar untuk nelayan di Karangantu,” ujar Andra.
Menurutnya, proyek tersebut direncanakan setelah pemerintah menerima aspirasi para nelayan Karangantu dan mendengar langsung keluhan masyarakat mengenai banjir saat musim penghujan.
Andra juga meminta dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.
“Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya para nelayan yang mungkin aktivitasnya agak terganggu selama proses penanganan beberapa bulan ke depan,” katanya.
Gubernur juga mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek serta menjaga kebersihan sungai.
“Saya juga meminta masyarakat untuk mengawasi proyek ini dan bersama-sama menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BBWS C3, Dedy Yudha Lesmana, mengatakan koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mempercepat penanganan di sepanjang aliran Sungai Cibanten.
“Untuk tahun ini agenda kita adalah pengerukan sedimen, penataan Sungai Cibanten, penataan ruang terbuka hijau, perkuatan tebing sungai agar tidak longsor, serta melakukan pelebaran sungai atau normalisasi,” jelas Dedy.
Proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir di Kota Serang sekaligus memperlancar akses pelayaran para nelayan di Pelabuhan Karangantu.







