Bintang.co.id – Meta Platforms Inc bakal meluncurkan agen kecerdasan buatan (AI) bernama Muse yang dirancang untuk menjadi asisten pribadi pengguna.
Dilansir dari Bloomberg pada Rabu 9 September 2026, produk AI ini merupakan bagian dari visi CEO Meta Mark Zuckerberg yakni setiap orang dapat memiliki asisten AI pribadi.
Dinamakan Muse, karena agen ini memiliki nama yang sama dengan serangkaian model AI yang sedang dikembangkan oleh Meta. Selain itu, Meta mengatakan bahwa agen ini nantinya dapat melakukan kegiatan seperti belanja online dan mengatur jadwal kegiatan.
Rencananya, Meta akan menawarkan produk ini kepada miliaran pengguna aplikasi media sosialnya, termasuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
“Produk ini sangat mudah digunakan dan sederhana bagi pengguna sehari-hari,” kata Chief AI Officer Meta Alexandr Wang dalam sebuah wawancara.
AI Muse ini akan menanyakan terlebih dahulu kepada si pengguna sebelum mengerjakan sesuatu.
“Muse akan bertanya kepada Anda sebelum melakukan sesuatu yang sensitif atau penting,” ujar Wang.
Seperti contoh, sebelum melakukan pembelian apa pun, AI Muse akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Pengguna Muse juga dapat memberi nama dan avatar pada agen mereka, termasuk mengatur cara agen tersebut berkomunikasi.
Selain itu, agen Muse ini juga dapat terhubung ke berbagai aplikasi, termasuk layanan Google, seperti Gmail, Calendar, dan Drive.
Dalam penggunaan Muse dari Meta ini akan tersedia untuk orang berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat (AS) melalui iOS Apple atau Android Google, serta situs web muse.ai dan aplikasi WhatsApp. Selain itu, Muse juga akan diintegrasikan ke dalam kacamata AI Meta.
Dalam penyediaannya ini, Meta menawarkan dua versi bagi penggunanya, yakni versi gratis dan berbayar. Namun, untuk versi berbayar, daya komputasi yang akan diterima akan lebih besar dibanding dengan versi gratis.







