Bintang.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pelatihan vokasi nasional bagi 50 ribu korban PHK sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026.
Selain untuk korban PHK, program ini juga menargetkan 220 ribu peserta lainnya yang berasal dari lulusan SMA dan SMK di seluruh Indonesia.
“Tentu langkah yang sudah dan sedang kami lakukan adalah menyiapkan program dengan sebaik-baiknya,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Selain pelatihan vokasi, pemerintah juga melanjutkan Program Magang Nasional (MagangHub) angkatan kedua pada 2026 dengan target 150 ribu peserta sepanjang tahun.
Baca Juga: Kemnaker Siapkan Jalur Kerja ke Jepang Lewat Program Magang dan Kaigo 2026
Untuk mendukung program magang dan vokasi tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp6,26 triliun pada semester II 2026. Secara keseluruhan, stimulus ekonomi yang digelontorkan pada periode tersebut mencapai Rp26,34 triliun.
Yassierli menyebut pemerintah akan melakukan sejumlah penyempurnaan dalam pelaksanaan program magang, termasuk pemerataan sebaran peserta serta penyesuaian bidang kejuruan atau profesi tempat magang.
Sebelumnya, Program Magang Nasional 2025 telah diikuti 102,6 ribu peserta dengan melibatkan 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia.
Para peserta magang memperoleh uang saku setara upah minimum, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta pendampingan mentor dari perusahaan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pada angkatan kedua, sertifikasi tersebut akan diintegrasikan langsung dengan pelaksanaan program magang.
Yassierli menambahkan, Program Magang Nasional angkatan pertama tahun 2025 telah resmi ditutup pekan lalu. Untuk angkatan kedua tahun 2026, pemerintah akan segera mengumumkan jadwal pelaksanaan dan menargetkan program mulai berjalan pada Juli 2026.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program magang dan vokasi diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
“Total stimulus yang dikeluarkan pemerintah pada semester II ini sekitar Rp26,34 triliun, terdiri dari insentif transportasi Rp2,04 triliun, magang dan vokasi Rp6,26 triliun, serta bantuan pangan Rp18,04 triliun,” ujar Airlangga.
Editor : Erina Faiha







