Ruang Rawat Inap Penuh, Puskesmas Jawilan Gunakan Lorong Darurat untuk Layani Pasien

Sejumlah pasien sedang menunggu antrean di Puskesmas Jawilan
Sejumlah pasien sedang menunggu antrean di Puskesmas Jawilan. (Foto: Bintang.co.id)
banner 468x60

Serang, Bintang.co.id – Tingginya jumlah pasien yang menjalani perawatan di Puskesmas Jawilan, Kabupaten Serang, membuat kapasitas ruang rawat inap tidak mampu menampung seluruh pasien yang membutuhkan perawatan.

Akibat lonjakan tersebut, sejumlah pasien baru terpaksa ditempatkan sementara di lorong darurat sambil menunggu ketersediaan tempat tidur di ruang rawat inap.

Read More
banner 300x250

Meski demikian, pelayanan kesehatan tetap diberikan secara optimal. Tim medis Puskesmas Jawilan memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan tanpa terkecuali.

Salah seorang pasien rawat inap, Yayah Hamdiyah, mengaku tidak mempermasalahkan penempatan sementara di lorong darurat. Menurutnya, yang terpenting adalah pelayanan kesehatan yang diberikan berlangsung cepat dan responsif.

“Semalam saya masuk ke Puskesmas jam 00.10, sempat dirawat di lorong, tapi saya tidak merasa keberatan. Yang penting pelayanannya cepat,” ungkap Yayah.

Kepala Puskesmas Jawilan, Imas Migiarti, mengatakan jumlah kunjungan pasien yang datang untuk berobat setiap hari bisa mencapai sekitar 300 orang.

Selain pasien rawat jalan, jumlah pasien yang membutuhkan perawatan inap juga mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Imas, keterbatasan kapasitas ruang rawat inap membuat pihaknya harus memanfaatkan lorong darurat sebagai solusi sementara agar pasien tetap memperoleh layanan kesehatan.

“Dikarenakan ruang rawat inap penuh, sementara pasien kita tempatkan di lorong darurat. Setelah ada pasien yang pulang, langsung kita masukkan ke ruangan. Kami tidak pernah menolak pasien meskipun ruangan penuh di Puskesmas,” ujar Imas, Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menegaskan, keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama meskipun fasilitas yang tersedia sedang mengalami tekanan akibat tingginya jumlah pasien.

“Kita pastikan pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat paling utama guna keselamatan pasien itu sendiri,” katanya.

Puskesmas Jawilan berharap kondisi ini dapat segera teratasi seiring berkurangnya jumlah pasien yang dirawat. Sementara itu, petugas kesehatan tetap siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.

Editor AF Setiawan
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *