Bintang.co.id – Polusi udara yang semakin tinggi dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan. Karena itu, masyarakat perlu lebih waspada ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko paparan polusi udara dan menjaga kesehatan sehari-hari.
Cara Melindungi Diri dari Polusi Udara
Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan saat kualitas udara memburuk:
- Cek kualitas udara secara berkala. Pantau Indeks Kualitas Udara (AQI) melalui aplikasi atau situs seperti IQAir maupun BMKG agar mengetahui kondisi udara di wilayah Anda.
- Kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
- Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk membantu mengurangi paparan polusi udara.
- Jaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela ketika kondisi udara di luar sedang buruk. Jika tersedia, gunakan air purifier.
- Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi.
- Lindungi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan, dengan membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun.
Baca Juga: BMKG Tetapkan Maluku Siaga Hujan Lebat, Sejumlah Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan pada 3 Juli 2026
Segera Periksa ke Fasilitas Kesehatan
Jangan abaikan gejala yang muncul akibat paparan polusi. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami:
- Batuk berkepanjangan
- Sesak napas
- Nyeri dada
- Mata atau tenggorokan terasa perih
Menjaga kesehatan di tengah kualitas udara yang buruk tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit.
Dengan memantau kondisi udara, mengurangi paparan polusi, dan segera memeriksakan diri jika muncul keluhan, risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan.







