IHSG Ditutup Menguat 2,25 Persen ke Level 5.030, Seluruh Sektor Berada di Zona Hijau

Ilustrasi IHSG menguat (Foto: IDX Channel)
Ilustrasi IHSG menguat (Foto: IDX Channel)
banner 468x60

Jakarta, Bintang.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 110,49 poin atau 2,25 persen ke level 5.030,26 pada perdagangan Kamis, 5 November 2026 sore.

Penguatan IHSG tercermin dari mayoritas saham yang bergerak positif. Sebanyak 505 saham tercatat menguat, sementara 219 saham melemah dan 239 saham lainnya tidak mengalami perubahan atau stagnan.

Read More
banner 300x250

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi mencapai 21,89 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,79 triliun. Sementara frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,309 juta kali.

Sementara itu, kapitalisasi pasar atau market capitalization tercatat sebesar Rp8.781 triliun.

Dari sisi sektoral, seluruh indeks sektor perdagangan ditutup di zona hijau. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor bahan baku sebesar 3,78 persen, disusul sektor industri yang naik 2,81 persen dan konsumer nonsiklikal sebesar 2,43 persen.

Di jajaran saham top gainers, Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 (XSBC) memimpin penguatan dengan kenaikan 34,88 persen ke level Rp116.

Posisi berikutnya ditempati Saranacentral Bajatama (BAJA) yang menguat 34,72 persen ke Rp194, serta Trisula Textile Industries (BELL) yang naik 34,55 persen menjadi Rp74.

Sebaliknya, saham Cakra Buana Resources Energi (CBRE) menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam atau top losers, yakni melemah 9,95 persen ke Rp398.

Selanjutnya, Hassana Boga Sejahtera (NAYZ) turun 9,68 persen ke Rp56, sedangkan Leyand International (LAPD) terkoreksi 9,09 persen ke Rp40.

Editor Qonitah M A
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *