Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Dipulangkan 1 Juni

Jemaah haji Indonesia bersiap kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji
Jemaah haji Indonesia bersiap kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji. (Foto Ilustrasi)
banner 468x60

Bintang.co.id – Setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah haji Indonesia gelombang pertama bersiap kembali ke Tanah Air.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan proses pemulangan jemaah akan dimulai secara bertahap pada 1 Juni 2026 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Read More
banner 300x250

Tahap ini menandai berakhirnya fase paling krusial dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah, setelah jutaan jemaah dari berbagai negara menjalani puncak haji di Tanah Suci.

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Hasan Afandi, mengimbau seluruh jemaah untuk mulai mempersiapkan kebutuhan perjalanan pulang, termasuk memastikan dokumen penting tersimpan dengan aman.

Baca Juga: 42 WNI Berangkat Haji Gratis Undangan Raja Salman

“Pastikan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, serta barang-barang penting lainnya tersimpan dengan baik dan mudah dijangkau saat proses kepulangan,” ujar Hasan dalam keterangan yang dipublikasikan Kemenhaj.

Sebelum memasuki fase pemulangan, Kemenhaj memastikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji tahun ini berjalan lancar dan terkendali.

Mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, hingga lontar jumrah pada hari-hari Tasyrik berlangsung tanpa kendala berarti.

Berdasarkan data Kemenhaj, hingga 30 Mei 2026 pukul 15.00 Waktu Arab Saudi, kawasan Mina telah dinyatakan steril dari jemaah haji Indonesia.

Seluruh proses pergerakan jemaah dari Mina menuju hotel di Makkah juga telah selesai dilaksanakan dengan aman dan tertib.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian puncak ibadah haji telah berjalan dengan baik. Per 30 Mei 2026 pukul 15.00 Waktu Arab Saudi, kawasan Mina telah dinyatakan clear dari jemaah haji Indonesia,” kata Hasan, dikutip dari laman resmi Kemenhaj RI, Minggu 31 Mei 2026.

Menurutnya, baik jemaah yang mengambil skema Nafar Awal maupun Nafar Tsani kini telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah untuk melanjutkan ibadah sebelum jadwal kepulangan.

Kemenhaj menilai kelancaran fase Armuzna tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari jemaah, petugas haji Indonesia, syarikah, hingga otoritas Arab Saudi.

“Capaian ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara jemaah, petugas haji Indonesia, syarikah, serta otoritas Arab Saudi dalam memastikan mobilisasi jemaah berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Kemenhaj juga memberikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia yang dinilai disiplin dan patuh terhadap arahan petugas selama menjalani fase puncak haji.

Dengan dimulainya proses pemulangan, jutaan doa dan pengalaman spiritual dari Tanah Suci kini akan dibawa pulang oleh para jemaah ke Indonesia, menandai berakhirnya perjalanan ibadah yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun.

Editor AF Setiawan
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *