Mengapa 1 Juni Diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarahnya

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni untuk mengenang lahirnya dasar negara Republik Indonesia
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni untuk mengenang lahirnya dasar negara Republik Indonesia.
banner 468x60

Bintang.co.id – Setiap tanggal 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang lahirnya dasar negara yang hingga kini menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada tahun 2026, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengusung tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’. Tema tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Read More
banner 300x250

Meski diperingati setiap tahun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana sejarah lahirnya Pancasila hingga akhirnya ditetapkan sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Pancasila tidak lahir dalam waktu singkat. Dasar negara Indonesia tersebut merupakan hasil pemikiran, perdebatan, dan musyawarah panjang para pendiri bangsa menjelang kemerdekaan.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Sejumlah Tokoh Nasional Dijadwalkan Hadir

Berdasarkan catatan sejarah yang dirangkum dari berbagai sumber, proses perumusan dasar negara dimulai saat Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) menggelar sidang pertama pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

BPUPK yang dipimpin Dr. Radjiman Wedyodiningrat dibentuk untuk membahas berbagai hal terkait persiapan kemerdekaan Indonesia, termasuk merumuskan dasar negara bagi Indonesia yang akan merdeka.

Dalam sidang tersebut, sejumlah tokoh bangsa menyampaikan pandangan dan gagasan mengenai fondasi negara Indonesia. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai usulan yang disampaikan para anggota BPUPK.

Pidato Soekarno pada 1 Juni 1945

Puncak pembahasan terjadi pada 1 Juni 1945 ketika Soekarno menyampaikan pidato yang kemudian dikenal sebagai cikal bakal lahirnya Pancasila.

Dalam pidatonya, Soekarno mengusulkan lima prinsip dasar yang menurutnya dapat menjadi fondasi negara Indonesia merdeka.

Kelima prinsip tersebut meliputi:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Pada kesempatan itu pula, Soekarno memperkenalkan istilah Pancasila untuk menyebut lima dasar tersebut.

Gagasan tersebut kemudian menjadi salah satu landasan utama dalam proses penyusunan dasar negara Indonesia.

Disempurnakan Hingga Menjadi Dasar Negara

Setelah sidang BPUPK berakhir, pembahasan mengenai dasar negara terus berlanjut melalui berbagai forum dan kesepakatan para pendiri bangsa.

Proses tersebut menghasilkan sejumlah penyempurnaan hingga akhirnya rumusan Pancasila dimatangkan menjelang kemerdekaan Indonesia.

Setelah BPUPK dibubarkan, tugas persiapan kemerdekaan dilanjutkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, PPKI menggelar sidang penting yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi negara yang baru berdiri.

Salah satu keputusan bersejarah dalam sidang tersebut adalah menetapkan Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Meski berangkat dari gagasan yang disampaikan Soekarno pada 1 Juni 1945, rumusan Pancasila yang disahkan mengalami beberapa penyesuaian hingga menjadi lima sila yang dikenal dan digunakan hingga saat ini.

Makna Hari Lahir Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar mengenang sejarah. Momentum ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui nilai-nilai Pancasila, bangsa Indonesia diharapkan tetap mampu menjaga persatuan serta menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang majemuk.

Editor AF Setiawan
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *