Jakarta, Bintang.co.id – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Perusahaan pelat merah itu mengakui gangguan tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan saat ini tengah melakukan pemulihan sistem secara bertahap.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan pasokan listrik dipicu oleh beberapa faktor sekaligus. Selain persoalan pasokan batu bara, sejumlah pembangkit listrik besar di sistem Jawa juga mengalami kendala teknis.
“Pertama-tama kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” ujar Darmawan dalam unggahan video di Instagram.
Ia mengungkapkan, salah satu tantangan utama adalah terganggunya pasokan batu bara berkalori menengah (medium range coal) yang menjadi bahan bakar penting bagi sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
PLN juga mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan pemasok batu bara yang telah ditunjuk pemerintah.
Distribusi batu bara tersebut kini mulai dialirkan ke berbagai PLTU di seluruh Pulau Jawa, baik milik PLN maupun mitra independent power producer (IPP).
“Saat ini proses penyaluran medium range coal mulai mengalir pada PLTU di se-antero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun milik mitra kami atau PLTU independent power producer,” kata Darmawan.
Dua Pembangkit IPP Alami Gangguan Teknis
Selain masalah pasokan bahan bakar, PLN juga menghadapi gangguan teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap besar milik IPP.
Kedua unit tersebut terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa dan berdampak pada berkurangnya kapasitas daya.
“Dalam kondisi seperti ini kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami,” ujarnya.
Kondisi ini membuat PLN harus melakukan penyesuaian sistem untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Jawa.
Upaya pemulihan disebut terus dilakukan secara intensif agar gangguan tidak berlangsung lebih lama.
PLN menegaskan seluruh jajaran saat ini bekerja tanpa henti untuk memulihkan sistem, baik dari sisi pasokan batu bara maupun perbaikan pembangkit yang terdampak gangguan teknis.







