Jakarta, Bintang.co.id – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memiliki sertifikat kompetensi kini menjadi nilai tambah yang banyak diperhitungkan perusahaan saat merekrut karyawan. Untuk mendukung kesiapan tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyiapkan 15 skema sertifikasi kompetensi bagi lulusan Program Pemagangan Nasional (MagangHub).
Program tersebut dirancang untuk memberikan pengakuan resmi atas kemampuan peserta magang sekaligus meningkatkan daya saing mereka saat memasuki pasar kerja.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan sertifikasi kompetensi menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing di era industri yang terus berkembang.
“Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan MagangHub memiliki pengakuan atas kompetensi yang dimiliki sehingga lebih siap bersaing di pasar kerja,” ujar Yassierli dalam keterangan resminya, Senin, 1 Juni 2026.
Baca Juga: Indonesia Punya Peluang Jadi Raja Udang Dunia, Ini Kata Prabowo
Menurutnya, berbagai skema sertifikasi yang disiapkan telah disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.
Bidang yang tersedia mencakup administrasi perkantoran, teknologi informasi, pelayanan, keuangan, sumber daya manusia (SDM), pengelolaan data, hingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Langkah tersebut diharapkan mampu menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan kompetensi yang dimiliki para pencari kerja, terutama lulusan program pemagangan yang membutuhkan pengakuan keterampilan secara formal.
Berdasarkan hasil pemetaan Kemnaker, sejumlah balai pelatihan vokasi di berbagai daerah memiliki kapasitas penyelenggaraan sertifikasi yang cukup besar. BBPVP Makassar, BBPVP Medan, dan BPVP Surakarta masing-masing menyelenggarakan 15 skema sertifikasi.
Sementara itu, BBPVP Bekasi memiliki 11 skema sertifikasi. BBPVP Bandung, BBPVP Semarang, BPVP Aceh, BPVP Padang, BPVP Samarinda, dan BPVP Kendari masing-masing menyediakan 10 skema sertifikasi.
Untuk wilayah Banten, BBPVP Serang tercatat menyediakan enam skema sertifikasi kompetensi yang dapat dimanfaatkan peserta magang maupun calon tenaga kerja untuk meningkatkan kualitas dan daya saing mereka.
Secara nasional, kapasitas penyelenggaraan sertifikasi di seluruh balai pelatihan vokasi Kemnaker mencapai 180 skema sertifikasi kompetensi.
Jumlah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap sertifikasi profesional sekaligus membantu menyiapkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri.
Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil, sertifikat kompetensi tidak hanya menjadi bukti kemampuan, tetapi juga dapat meningkatkan peluang seseorang untuk diterima bekerja maupun mengembangkan karier di berbagai sektor industri.








