IHSG Naik 1,11 Persen di Tengah Ramainya Transaksi Bursa

IHSG ditutup menguat 1,11 persen pada perdagangan 2 Juni 2026 dengan sektor energi menjadi penopang utama penguatan indeks
IHSG ditutup menguat 1,11 persen pada perdagangan 2 Juni 2026 dengan sektor energi menjadi penopang utama penguatan indeks. (Foto: IDX)
banner 468x60

Jakarta, Bintang.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa, 2 Juni 2026. Penguatan indeks terjadi di tengah tingginya aktivitas transaksi dan menguatnya sejumlah saham sektor energi.

Berdasarkan data perdagangan, IHSG naik 68,05 poin atau 1,11 persen ke level 6.195,43. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.143,62 hingga 6.264,26.

Read More
banner 300x250

Penguatan IHSG terjadi di tengah nilai transaksi yang cukup besar. Total transaksi tercatat mencapai Rp25,36 triliun dengan volume perdagangan 26,43 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,51 juta kali.

Meski indeks ditutup menguat, jumlah saham yang mengalami penurunan masih lebih banyak dibandingkan saham yang naik. Sebanyak 295 saham menguat, 410 saham melemah, dan 254 saham lainnya stagnan.

Baca Juga: Emas Antam Masih Bertahan, UBS dan Galeri24 Kembali Melemah

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG lebih banyak ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar, terutama dari sektor energi dan komoditas.

Dari sisi sektoral, saham sektor energi menjadi penopang utama penguatan pasar dengan kenaikan 1,61 persen.

Selain itu, sektor barang baku juga mencatat kenaikan 1,32 persen, disusul sektor infrastruktur 0,64 persen dan sektor keuangan 0,27 persen.

Di tengah penguatan tersebut, sejumlah sektor masih berada di zona merah. Sektor transportasi mencatat pelemahan terdalam sebesar 3,33 persen.

Sektor kesehatan turun 2,26 persen, teknologi melemah 1,08 persen, properti turun 1,04 persen, industri terkoreksi 0,64 persen, barang konsumen non-primer turun 0,25 persen, dan barang konsumen primer melemah 0,09 persen.

Saham BEER dan NZIA Melonjak

Pada daftar top gainers, saham PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) memimpin penguatan dengan kenaikan 34,94 persen menjadi Rp112 per saham.

Posisi berikutnya ditempati PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) yang naik 34,85 persen menjadi Rp178 per saham.

Sementara itu, PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) menguat 34,07 persen menjadi Rp122 per saham.

Penguatan juga terjadi pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik 25 persen menjadi Rp615, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang menguat 24,85 persen menjadi Rp4.120 per saham.

Daftar Top Losers

Di sisi lain, saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menjadi top losers setelah turun 15 persen ke level Rp85 per saham.

Kemudian PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) melemah 14,81 persen menjadi Rp1.495, disusul PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) yang turun 14,8 persen menjadi Rp835 per saham.

Pelemahan juga terjadi pada PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang turun 14,62 persen menjadi Rp181, serta PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) yang melemah 12,68 persen menjadi Rp62 per saham.

Penguatan IHSG pada perdagangan 2 Juni 2026 ini, memberikan sinyal positif bagi pasar modal domestik, meskipun tekanan masih terlihat pada sejumlah sektor dan mayoritas saham yang bergerak melemah.

Editor AF Setiawan
banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *