Bintang.co.id – Jika berbicara tentang kuliner khas Banten, nama pecak bandeng hampir selalu masuk dalam daftar hidangan yang wajib dicoba. Sajian berbahan dasar ikan bandeng ini dikenal dengan cita rasa pedas, gurih, dan segar yang mampu menggugah selera.
Tak hanya menjadi menu favorit masyarakat lokal, pecak bandeng juga menjadi salah satu kuliner yang paling sering diburu wisatawan saat berkunjung ke Banten. Perpaduan ikan bandeng bakar dengan sambal pecak khas menjadikan hidangan ini memiliki karakter rasa yang berbeda dibanding olahan ikan lainnya.
Di balik kelezatannya, pecak bandeng juga menyimpan nilai budaya yang kuat. Resepnya diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dipertahankan oleh banyak keluarga di Banten sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah.
Pecak bandeng merupakan olahan ikan bandeng bakar yang disiram sambal pedas segar berbahan cabai, bawang merah, bawang putih, tomat hijau, terasi, serta perasan jeruk limau.
Baca Juga: Resep Kue Cucur Gula Merah Empuk Berserat, Jajanan Pasar yang Tak Lekang Waktu
Kombinasi rasa gurih dari ikan bandeng dengan pedas segar sambal pecak menciptakan sensasi yang khas dan sulit ditemukan pada hidangan serupa di daerah lain. Karena itu, pecak bandeng kerap dijadikan menu andalan dalam berbagai acara keluarga maupun jamuan tamu.
Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas pecak bandeng terus meningkat. Sejumlah restoran dan kafe di Banten mulai menghadirkan sajian ini dengan tampilan yang lebih modern tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya.
Media sosial juga turut berperan besar dalam memperkenalkan pecak bandeng ke khalayak yang lebih luas. Banyak kreator konten kuliner membagikan pengalaman menikmati hidangan khas Banten ini, sehingga semakin banyak wisatawan yang penasaran untuk mencobanya.
Tak sedikit pula wisatawan yang mengunggah pengalaman kuliner mereka saat menikmati pecak bandeng, menjadikannya salah satu ikon kuliner Banten yang dikenal hingga tingkat nasional.
Resep Tradisional Pecak Bandeng
Bagi Anda yang ingin menghadirkan cita rasa khas Banten di rumah, berikut resep tradisional pecak bandeng yang bisa dicoba.
Bahan-bahan
Ikan Bandeng
- 2 ekor ikan bandeng ukuran sekitar 400 gram per ekor
Bumbu Marinasi (haluskan)
- ½ ruas jahe
- 4 siung bawang putih
- ¼ sdt garam
- ½ sdt lada putih bubuk
Sambal Pecak
- 15 cabai rawit merah
- 10 cabai rawit hijau
- 4 bawang merah (opsional)
- 2 buah asam muda
- 5 buah tomat hijau
- 1 buah jeruk nipis
- 1 sdt terasi bakar
- ¼ sdt garam
- 1 sdt gula merah
Cara Membuat
- Bersihkan ikan bandeng dari sisik dan isi perutnya. Buat sayatan pada kedua sisi badan ikan agar bumbu lebih mudah meresap.
- Patahkan bagian tulang ekor untuk memudahkan pencabutan tulang tengah. Bersihkan duri secara hati-hati agar daging tetap utuh.
- Lumuri ikan dengan bumbu marinasi hingga merata. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.
- Siapkan panggangan atau teflon yang dialasi daun pisang agar ikan tidak lengket.
- Panggang ikan dengan api sedang selama sekitar lima menit, lalu balik perlahan. Oleskan kembali sisa bumbu marinasi hingga habis dan panggang sampai kulit ikan kecokelatan.
- Angkat ikan yang sudah matang dan sisihkan.
- Untuk membuat sambal pecak, ulek kasar cabai rawit merah, cabai hijau, dan bawang merah. Tambahkan terasi, garam, dan gula merah, lalu ulek hingga tercampur rata.
- Masukkan tomat hijau yang telah dipotong-potong, lalu peras jeruk nipis. Aduk hingga sambal mengeluarkan aroma segar khas pecak.
- Siramkan sambal pecak di atas ikan bandeng bakar dan sajikan selagi hangat.
Kuliner Warisan yang Terus Dilestarikan
Pecak bandeng bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas kuliner masyarakat Banten. Cita rasa khas yang diwariskan lintas generasi membuat hidangan ini tetap bertahan di tengah gempuran kuliner modern.
Bagi pecinta makanan pedas dan olahan ikan, pecak bandeng menjadi pilihan yang wajib dicoba saat berkunjung ke Banten atau bahkan dibuat sendiri di rumah.






