Bintang.co.id – Musim panas 2026 menjadi salah satu periode paling berat bagi Spanyol. Kebakaran hutan yang terus bermunculan telah membakar lebih dari 100 ribu hektare lahan, menewaskan sedikitnya 13 orang, dan memaksa pemerintah menetapkan status darurat nasional.
Skala kebakaran tahun ini disebut sebagai salah satu yang paling parah dalam beberapa dekade terakhir.
Dikutip dari Reuters, pemerintah Spanyol mengumumkan status darurat nasional setelah beberapa kebakaran besar terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah, termasuk sekitar Madrid dan Provinsi Avila.
Kondisi cuaca panas disertai angin kencang membuat kobaran api cepat meluas sehingga memperumit proses pemadaman.
Selain menghanguskan kawasan hutan, kebakaran juga mengancam permukiman penduduk.
Lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dari sejumlah kota sebagai langkah antisipasi demi keselamatan warga.
Dengan diberlakukannya darurat nasional, pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan bencana sesuai ketentuan Sistem Perlindungan Sipil Nasional.
Ratusan personel pemadam kebakaran, puluhan kendaraan darat, hingga Unit Darurat Militer dikerahkan untuk mempercepat pengendalian api.
Data pemerintah menunjukkan luas lahan yang terbakar sepanjang tahun ini telah melampaui 100 ribu hektare.
Angka tersebut mendekati rata-rata luas kebakaran tahunan Spanyol dalam satu dekade terakhir, meski tahun 2026 baru memasuki pertengahan.
Otoritas masih memantau perkembangan kebakaran di sejumlah titik yang belum sepenuhnya terkendali.
Selama cuaca panas ekstrem dan angin kencang masih berlangsung, risiko munculnya kebakaran baru diperkirakan tetap tinggi.







