Cilegon,Bintang.co.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta seluruh kepala daerah mulai membangun ekosistem kendaraan listrik guna mendukung efisiensi energi dan transportasi ramah lingkungan di Indonesia.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik di berbagai daerah terus meningkat sehingga pemerintah daerah harus bergerak cepat menyiapkan infrastruktur pendukung.
“Kita minta untuk dibebaskan, bukan diringankan, jadi enggak ada pajaknya. Tapi kepala daerah kita minta untuk membangun ekosistemnya,” kata Bima Arya saat kunjungan kerja ke Kantor Wali Kota Cilegon, dikutip dari Bantentv.com, Rabu 20 Mei 2026.
Baca Juga: Banten-DKI Sepakat Tangani Banjir dan Sampah
Ia menjelaskan, pembangunan ekosistem kendaraan listrik tidak cukup hanya dengan mendorong penggunaan mobil listrik, tetapi juga harus diikuti kesiapan fasilitas dan sumber daya manusia.
Karena itu, pemerintah daerah diminta memperbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), menyiapkan tenaga teknisi, hingga membangun kerja sama dengan sektor industri.
“Kalau bisa ciptakanlah ekosistem itu, seperti jumlah SPKLU yang diperbanyak, teknisinya diperbanyak, kerja sama dengan industri, dan lain-lain,” ujarnya.
Bima Arya mengatakan pemerintah pusat telah mendukung percepatan kendaraan listrik melalui kebijakan pembebasan pajak kendaraan listrik untuk meningkatkan minat masyarakat beralih ke transportasi ramah lingkungan.
Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik akan memberikan dampak besar dalam jangka panjang, terutama terhadap efisiensi penggunaan energi nasional.
“Keuntungannya itu jangka panjang, nanti ada efisiensi energi yang besar-besaran kalau ekosistem mobil listrik ini betul-betul bisa terbangun,” katanya.
Ia berharap seluruh pemerintah daerah dapat bersinergi dengan pelaku industri dan berbagai pihak terkait agar pengembangan kendaraan listrik nasional berjalan lebih cepat dan merata.







